Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. 55792.
30 Juli 2026

Tingkatkan Kemandirian Difabel, Tim Pengabdian UMAD Luncurkan AROMADISA di Sleman

Administrator 12x

Sebagai wujud nyata kepedulian dan komitmen Universitas Madani (UMAD) dalam mendorong pemberdayaan kelompok rentan melalui inovasi kesehatan dan wirausaha, Tim Pengabdian Universitas Madani resmi meluncurkan produk AROMADISA (Aromaterapi Madani untuk Difabel Sejahtera) pada bulan Juli 2026 di Kabupaten Sleman. Produk ini digagas oleh tim dosen lintas disiplin yang diketuai oleh Ns. Isti Antari, S.Kep., MMedEd. Dosen S-1 Keperawatan UMAD, beranggotakan; Kiki Rizki Handayani, S.Farm., M.Farm. Dosen D-3 Farmasi, dan Baskoro, S.E., M.M. Dosen S-1 Kewirausahaan. Dalam pelaksanaannya, program pengabdian ini UMAD menggandeng penyandang disabilitas yang tergabung dalam Komunitas Difabel Ngudi Mulyo, sebuah komunitas binaan Yayasan Islam Ngudi Mulyo, Kabupaten Sleman.

Ketua Tim Pengabdian, Ns. Isti Antari, menjelaskan bahwa program AROMADISA dirancang khusus untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, serta membuka peluang wirausaha baru bagi para anggota komunitas. "Melalui AROMADISA, kami ingin memberikan pembekalan yang aplikatif dan berkelanjutan bagi rekan-rekan disabilitas. Harapannya, mereka mampu secara mandiri memproduksi minyak pijat herbal berbahan alami yang bernilai ekonomis tinggi serta bermanfaat bagi kesehatan," ungkapnya. Pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan awal produk AROMADISA ini dikemas secara intensif melalui tiga sesi pertemuan terstruktur, yang meliputi:

1. Sesi Sosialisasi AROMADISA: Pengenalan konsep dasar produk, potensi pasar produk herbal, serta edukasi peran aromaterapi dalam menjaga kebugaran tubuh.

2. Sesi Pengenalan Bahan Baku & Proses Produksi: Pembekalan mengenai pemilahan bahan-bahan herbal alami berkualitas tinggi serta tahapan dasar formulasi pembuatan minyak pijat herbal yang aman.

3. Sesi Pembekalan Manajemen Pemasaran: Pelatihan tata cara pengemasan, penentuan harga jual, serta strategi pemasaran produk agar siap bersaing di pasaran.

Rangkaian pelatihan teori dan manajemen ini akan dilanjutkan pada sesi berikutnya yang berfokus pada praktik langsung pembuatan minyak pijat herbal serta pendampingan usaha secara berkala oleh Tim Pengabdian UMAD. Melalui keberlanjutan program AROMADISA ini, UMAD tidak hanya hadir untuk mentransfer ilmu pengetahuan dari kampus ke masyarakat, tetapi juga berkomitmen membangun kemandirian ekonomi serta mewujudkan inklusivitas bagi kelompok difabel di wilayah Sleman dan sekitarnya.